Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

WiGig Geser Wifi Dengan Kecepatan 10 Kali Lipat

Kamis, 07 Oktober 2010

WiGig WiGig Geser Wifi Dengan Kecepatan 10 Kali Lipat

Teknologi WiFi terbukti andal mentransmisikan data melalui internet secara nirkabel. Kecepatannya pun makin tinggi. Walau saat ini baru hitungan Mbps atau megabit per second, ke depan kecepatannya bisa mencapai 10 kali lipat kecepatan saat ini atau dalam skala Gbps (gigabit per second).

WiFi Alliance yang merupakan organisasi pengembang teknologi tersebut telah bergabung dengan Wireless Gigabit Alliance (WiGig) untuk mencapai target tadi. Salah satu manfaat transmisi data kecepatan tinggi yakni bisa menggantikan kabel untuk mengirimkan format video HD dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Misalnya, dari Blu-ray player atau kamera langsung ke TV.

“Teknologi tersebut mungkin akan tersedia dua tahun lagi,” kata Kelly Davis-Felner, Direktur Marketing WiFi Alliance, seperti dilansir AP, Senin (10/5/2010). Hal tersebut didorong kebutuhan pasar di samping konten multimedia yang kini semakin kaya.

Saat ini, sejumlah konsorsium teknologi memang tengah bahu-membahu mengembangkan teknologi serupa. Sebelumnya, kelompok lain yang menamakan WirelessHD Consortium juga mengembangkan teknologi mirip WiGig. Banyak perusahaan yang tergabung dalam kedua konsorsium ini, seperti Samsung, Panasonic, dan Toshiba.

Sumber : http://id.news.yahoo.com/kmps/20100512/ttc-wigig-10-kali-lipat-kecepatan-wifi-566ebb2.html

Asus Eee Keyboard PC, Komputer dalam “Keyboard”

Asus Eee Keyboard PC 300x150 Asus Eee Keyboard PC, Komputer dalam Keyboard

Meski telah setahun, Asus Eee Keyboard PC kelihatannya tetap menjadi pelopor produk komputer dalam satu keyboard. Prototipenya pertama kali dipamerkan pada CES 2009 dan menjadi produk pilihan CEBIT-Preview 2009 Awards. Perangkat tersebut akhirnya resmi diluncurkan pada Selasa (4/5/2010).

Bentuknya tak ubahnya sebuah keyboard komputer dengan papan ketik QWERTY standar. Namun, di dalamnya terdapat CPU. Di bagian kanannya ditambahkan layar kecil untuk mengoperasikannya. Berat secara keseluruhan hanya 1 kilogram.

Meskipun kecil, kemampuannya sangat mumpuni. Eee Keyboard PC didesain sebagai platform komputer bergerak yang bisa dihubungkan dengan berbagai perangkat pendukung, seperti home theatre, televisi, dan proyektor. Perangkat ini dilengkapi koneksi nirkabel kecepatan tinggi dengan teknologi ultrawideband (UWB).

Dengan koneksi UWB, Eee Keyboard PC bisa meneruskan video berkualitas HD 720p ke proyektor atau televisi hingga jarak 5 meter. Untuk menampilkan file data lainnya, termasuk foto, bisa dilakukan hingga jarak 10 meter. Layar sentuh multitouch 5 incinya bisa digunakan untuk mengatur kursor, menjalankan aplikasi, mengatur musik, video, dan lainya secara interaktif.

Eee Keyboard PC sudah dilengkapi solid state drive yang dilindungi anti-goncangan sehingga aman dipindah-pindah saat ia aktif menyala. Selain itu, sudah ada mikrofon dan speaker berkualitas tinggi.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2010/05/06/20021067/Ini.Dia.Komputer.dalam.Satu.Keyboard

Skype Hadirkan “Chatting” Lewat TV

Skype on TV Skype Hadirkan Chatting Lewat TV

Hampir semua penggemar chatting membutuhkan software Skype. Sebab, Skype menawarkan fungsi interaksi, baik lewat suara maupun IM and SMS, di ponsel maupun PC.

Nah, jika Anda sudah memiliki ponsel Nokia, tidak perlu repot lagi. Pasalnya, Skype dan Nokia sudah mengeluarkan program Skype untuk operating system Symbian yang bekerja di ponsel mereka. Artinya, pengguna ponsel pintar Nokia bisa menggunakan Skype, baik lewat jaringan Wi Fi dan juga koneksi data via jaringan GPRS, EDGE dan-3G. Pelanggan bisa men-download di Ovi Store Nokia.

Yang menarik, kini, Skype juga telah mengembangkan komunikasi VoIP tatap muka Lewat HD TV. Yang terbaru, mereka sudah menandatangani kerja sama dengan vendor HD TV kelas dunia, seperti LG Electronics, Samsung, dan juga Panasonic. Aplikasi Skype akan terintegrasi dengan teknologi web TV.

Aplikasi ini akan memudahkan seluruh keluarga berkomunikasi face to face dengan sanak saudara di seberang benua. Produk ini dapat dijumpai di Panasonic Viera TV yang dilengkapi kamera khusus semacam webcam.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/03/25/14095368/skype.tawarkan.chatting.lewat.tv

Lewat Aplikasi VoxOx, Bisa Chatting Lintas Bahasa

Voxox Lewat Aplikasi VoxOx, Bisa Chatting Lintas Bahasa

Bagi sebagian individu, kehadiran ragam situs jejaring sosial mempersempit ‘jarak’ pergaulan antar bangsa. Sayangnya, sebagian inidividu pula menyadari kendala bahasa menjadi persoalan di pergaulan maya. Kendati beberapa situs telah menawarkan translator cuma-cuma, belum tentu hasil alih bahasa memuaskan.

Tapi jangan khawatir, masalah tersebut segera diminimalisir dengan kehadiram aplikasi khusus bernama VoxOx Universal Real-TIme (UT) Transaltor. Aplikasi itu mampu menerjemahkan pesan instan berbahasa asing di empat saluran komunikasi utama yakni pesan teks (SMS), chatting (IM), email dan media jejaring sosial. Keberadaan aplikasi ini mendapat apresiasi positif pada pengunjung Mobile World Congress 2010, Februari lalu.

Menurut CEO TelCentris, Bryan Hertz, VoxOx UT, seperti yang dikutip dari VoxOx.com, Rabu (31/3), merupakan aplikasi pertama yang menyediakan fungsi alih bahasa didukung puluhan bahasa utama. “Cara menggunakannya, ketika Anda berkomunikasi dengan orang lain, cukup salah satu dari Anda yang menggunakan VoxOx untuk mengatifkan layanan terjemahan dua arah,” paparnya.

Herzt menambahkan, pengguna VoxOx juga dapat otomatis menerjemahkan dan mengirim retweet. Layanan ini pun mampu menerjemahkan obrolan atau chatting dengan kerabat di situs jejaring sosial seperti pada Facebook dan MySpace.

“Pengguna cukup membuka VoxOx Universal Messaging Window, lalu pilih bahasa apa yang digunakan oleh orang di seberang Anda tersebut, kemudian mulai mengirim pesan teks dan pesan chat, email atau tweet kepada siapa pun. VoxOx UT bakal langsung menerjemahkan pesan-pesan bagi kedua belah pihak dalam puluhan bahasa utama,” paparnya.

Selain itu, imbunya, semua pengaturan bahasa dapat disesuaikan dengan kontak yang otomatis disimpan untuk pembicaraan di masa depan. Di samping itu, VoxOx UT juga dapat digunakan bersamaan dengan aplikasi chatting seperti Yahoo! Messenger, Windows Live, AIM, ICQ, Skype dan Googletalk.

“Belum pernah ada cara begitu mudah bagi orang-orang yang berbeda bahasa untuk berkomunikasi secara instan. Kami berharap inovasi ini bisa membantu teman-teman, kerabat dan rekan bisnis yang lebih baik berkomunikasi dan berhubungan dengan satu sama lain,” tutupnya

Sumber : http://www.rileks.com/lifestyle/technoz/hot-stuff/33297-chatting-lintas-bahasa-gunakan-voxox-aja.html

Google Sukses Jalankan Quake II Tanpa Flash Player

Quake II Google Sukses Jalankan Quake II Tanpa Flash Player

Era Flash Player di browser akan segera berakhir? Bisa jadi hal tersebut akan terjadi dalam waktu tak lagi. Ini karena, para insinyur di Google sukses mengembangkan dukungan HTML5 di laman web menjadi lebih maksimal.

Malahan cara baru Google dalam mendukung HTML5 semakin terbukti dengan kesuksesan mereka menjalankan permainan Quake II tanpa bantuan Flash Player sama sekali!. Hebatnya lagi, permainan Quake II yang terkenal sebagai game ‘berat’ mampu dijalankan Google lebih dari 30 frame per detik (FPS).

“Menanamkan web browser dalam dukungan HTML5 mampu menghasilkan prestasi yang cukup menakjubkan, dan beberapa insinyur kami memutuskan untuk mengambil waktu sekitar 20 persen untuk melihat seberapa jauh kita bisa mendorong mereka. Hasilnya? Quake II mampu diputar tanpa Flash, “jelas juru bicara Google Chris Ramsdale, seperti dikutip TG Daily, Sabtu (3/4/2010).

“Kami mengembangkannya mulai dari Jake2, lalu dari port Quake II ke Java. Para insinyur Google juga memanfaatkan Google Web Toolkit bersama dengan WebGL, WebSock dan banyak refactoring,” tambahnya.

Namun, Ramsdale memperingatkan bahwa port mungkin tidak akan berjalan ataupun kurang maksimal dari browser modern.

“Ini masih awal untuk memanfaatkan WebGL. Sehingga Anda tidak akan dapat menjalankannya tanpa browser bleeding edge,” tandasnya.

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2010/04/03/326/318899/google-sukses-jalankan-quake-ii-tanpa-flash

Kapasitas Blu-ray Tembus 128GB

Blu ray Kapasitas Blu ray Tembus 128GB

Dahulu kapasitas cakram Blu-ray mungkin hanya mencapai 30GB – 50GB. Nah, seiring berkembangnya jaman, kapasitasnya kini telah meningkat menjadi 128GB.

Seperti dikutip detikINET dari maximumpc, Jumat (9/4/2010), Asosiasi Blu-ray telah menetapkan standar kapasitas cakram tersebut menjadi 128GB (untuk cakram sekali pakai) dan 100GB (untuk cakram yang bisa ditulis berulang).

Format baru ini bernama BDXL. Sayangnya, ada kemungkinan bahwa BDXL tidak kompatibel dengan hardware lama. Terkait masalah aplikasi film komerisal, belum ada kejelasan apakah BDXL akan menggantikan cakram Blu-ray yang ada saat ini atau tidak.

Ada kemungkinan nantinya bakal dikembangkan home theatre 3D berbasis BDXL, mengingat besar kapasitas yang diusungnya. Tentunya ini bakal menjadi lompatan teknologi bagi industri film box-office.

Cakram baru ini akan memuat tiga atau empat layer dalam satu keping BDXL. Dengan ini, BDXL otomatis akan membutuhkan laser yang lebih kuat untuk membaca data di tiap kepingnya.

Diharapkan BDXL pun dapat menyasar ke segmen pengguna PC untuk menggantikan sistem optik terdahulu. Bisa diprediksi, cakram ini pasti berharga relatif mahal saat pertama diluncurkan

Pakaian Untuk Nge-Charge Gadget Segera Terwujud

Pakaian Nge Charge Gadget Pakaian Untuk Nge Charge Gadget Segera Terwujud

Ilmuwan di California menjanjikan, ‘pakaian energi’ untuk mengisi ulang daya beragam gadget akan segera terwujud.

Tim dari University of California, Berkeley, mengembangkan bahan serat nano penyimpan energi yang dapat diubah menjadi bahan pakaian dan tekstil.

Serat nano dapat mengubah energi dari tekanan mekanis menjadi arus listrik. Dalam waktu dekat, bahan ini akan segera diwujudkan dalam bentuk sandang siap pakai untuk mengisi ulang daya gadget. Demikian keterangan yang dikutip dari Telegraph, Senin (15/2/2010).

Serat nano ini memiliki properti ‘piezoelectric’ yang memungkinkannya berubah menjadi energi listrik melalui tekanan mekanis, contohnya saat kain diregangkan atau diperas.

“Teknologi ini akhirnya memungkinkan terwujudnya ‘pakaian pintar’ yang dapat memberikan daya terhadap barang elektronik melalui gerakan badan biasa,” kata Liwei Lin dari University of California, Berkeley, yang mengembangakan bahan ini.

Karena serat nano terbuat dari polyvinylidene fluoride organik, maka bahan ini sangat fleksibel dan relatif mudah dan murah untuk diproduksi.

Sumber : OkeZone.com

Jerman Ciptakan Sekrup Tulang Biodegradable

 Jerman Ciptakan Sekrup Tulang Biodegradable

BREMEN – Selama bertahun-tahun, pasien penderita kerusakan tulang harus merasakan sakit akibat keberadaan sekrup titanium pada tulang mereka.

Sekrup titanium yang dipasang sementara pada tulang rusak harus diambil melalui proses operasi dan menyebabkan proses penyembuhan berlangsung lama.

Philip Imgrund dari Fraunhofer Institute di Bremen, Jerman kemudian menemukan solusi bagi masalah ini dengan menciptakan jenis sekrup baru yang tidak perlu dicabut saat tulang sudah membaik.

Seperti dilansir Cnet, Rabu (3/3/2010), sekrup ini bersifat biodegradable sehingga akan menghilang dengan sendirinya, dan dalam kurun waktu dua tahun akan diserap perlahan oleh tulang. Sekrup yang terbuat dengan teknologi biomaterial ini kemudian akan mendukung penyembuhan dan pertumbuhan tulang rusak dan tidak akan meninggalkan bekas rongga pada tempat yang dipasangi sekrup.

Kebanyakan sekrup biodegradable saat ini terbuat dari bahan polylactic acid. Bahan ini akan meninggalkan lubang ketika sekrup perlahan menghilang. Sementara sekrup yang dikembangkan ilmuwan di Imgrund menambahkan campuran bahan hydroxylapatite, yaitu bahan utama pembentuk tulang.

“Kami telah memodifikasi biomaterial ini sehingga mereka dapat dibentuk menjadi sekrup yang kuat sekaligus dapat diserap tulang,” kata Imgrund.

Dia menambahkan, komposisi ini memiliki kandungan hydroxylapatite lebih tinggi yang dapat mendukung pertumbuhan tulang implan.

Sumber : OkeZone.com

Mozilla Seabird, Konsep Smartphone Masa Depan Yang Canggih

Seabird Mozilla Seabird, Konsep Smartphone Masa Depan Yang Canggih

Akan seperti apa kira-kira wujud dan teknologi ponsel di masa depan? Vendor teknologi Mozilla coba menyajikan sebuah konsep handset yang kelihatannya cukup menakjubkan.

Mozilla Labs memamerkan Seabird, sebuah konsep smartphone berbasis Android. Tentunya ponsel ini memiliki berbagai fitur yang belum ada pada ponsel zaman sekarang.

Dalam konsepnya ponsel ini memilki dua buah proyektor. Selain fungsi utamanya untuk memproyeksikan layar dalam ukuran besar, ada satu lagi kegunaan dua proyektor ini.

Proyektor itu mampu memancarkan keyboard virtual dalam dua bentuk. Pertama berupa keyboard full qwerty dan keyboard split yang dipancarkan dari dua sisi badan ponsel.

Jadi pengguna dapat memakai keyboard virtual ini untuk input data ke ponsel. Menarik bukan?

Sebuah dongle Bluetooth ditautkan di bagian belakang ponsel. Dongle ini juga multifungsi.

Selain untuk headset, dongle dapat difungsikan ala mouse untuk menggerakkan cursor di ponsel. Cukup menggerakkan dari jarak jauh, user dapat melakukan navigasi menu di ponsel.

Ponsel Seabird dapat diisi ulang secara nirkabel. Sedangkan fitur lain yang tersedia mirip-mirip dengan smartphone masa kini seperti kamera 8 megapixel, mini USB port, dan 3,5 mm headphone jack.

Secara fisik, ponsel itu terlihat futuristik dan cantik. Bagian belakang ponsel terlihat gembung di bagian atas dan menipis di bagian bawah. Seabird tampil mengusung layar sentuh yang mengisi sebagian besar sisi depan.

Ponsel Seabird digagas oleh Billy May, salah seorang anggota di Mozilla Labs. Sayangnya, seperti diberitakan PCWorld, Jumat (24/9/2010), Mozilla belum berencana mengembangkan ponsel ini hingga sampai tahap produksi. (ar/dt/bt) www.suaramedia.com

Kisah Dr. Warsito Menembus 4D Yang Diakui NASA

Dr. Warsito Kisah Dr. Warsito Menembus 4D Yang Diakui NASA

WARSITO nyaris gila saat komputer kerjanya hangus terbakar disambar petir. Hanya satu laptop tersisa, dan itu juga tiba-tiba jebol. Ini cobaan berat: di komputer itu, hasil riset belasan tahun hilang tak berjejak.

Hampir sepekan dia berdiam diri di kamar. Mimpinya seperti kandas. Dia ingin menciptakan alat pemindai empat dimensi (4D) berbasis teknologi Electrical Capacitance Volume-Tomography (ECVT). Itu teknologi pemindaian tiga dimensi (3D), dengan obyek bergerak berkecepatan tinggi, sehingga menghasilkan citra 4D.

Getir. Tapi dia harus bangkit, dan tak boleh menyerah. Musibah itu memaksanya kembali membongkar arsip, dan catatan riset. Satu tim ahli dibentuknya membantu kerja besar itu. Mereka dari Center for Tomography Research Laboratory (CTECH Labs).

Barangkali itu hikmah di balik musibah. Sebelumnya, dia malas membongkar data yang tersimpan belasan tahun. Semuanya bertumpuk seperti bangunan tumpang tindih. Tak ada cara lain merapikannya, kecuali membongkar, dan membangun ulang dari nol. “Mungkin di sini kunci keberhasilan itu,” katanya kepada VIVAnews.

Pada 2004, riset itu kelar. Tapi masih dalam bentuk simulasi.
Meski begitu, temuan Warsito segera menjadi incaran sejumlah perusahaan terkemuka dunia. Teknologi pemindai 4D pertama di dunia itu akhirnya dipatenkan di Amerika Serikat, dan lembaga paten internasional PTO/WO pada 2006.

Tak kurang, yang naksir berat adalah NASA, lembaga antariksa Amerika. “NASA adalah lembaga luar yang pertama kali mengakui teknologi ini, dan kemudian memakainya meskipun masih taraf riset,” katanya.

NASA memakai teknologi temuannya itu, untuk mengembangkan sistem pemindai tumpukan embun di dinding luar pesawat ulang-alik. Saat pesawat itu meluncur, ada perubahan suhu sangat tinggi. Tumpukan embun itu bisa merusak dinding pesawat yang terbuat dari keramik.

Setelah NASA, temuan Warsito dilirik oleh lembaga top lainnya, seperti Ohio State University, perusahaan B&W, Departemen Energi Amerika, University of Cambridge, dan sejumlah lembaga besar lain.

Teknologi Warsito itu diperkirakan bakal membawa perubahan drastis dalam perkembangan riset dan teknologi. Jangkauannya juga luas. Mulai dari bidang energi, proses kimia, kedokteran hingga nano-teknologi.

***

Menekuni riset tomografi sejak 1992, persisnya saat dia kelar tugas akhir S1, Warsito mengatakan hasil yang dicapainya adalah buah dari kerja keras. Tomografi yang dia kembangkan bukan ada secara tiba-tiba. “Proses pengembangannya panjang, diikuti improvisasi terus-menerus sampai saat ini,” ujarnya.

Tomografi adalah teknologi memindai berbagai obyek, dari luar hingga kondisi bagian dalam, tanpa harus merusak penampangnya. Teknologi ini terdiri dari rangkaian sistem sensor, elektronika, dan komputer.

Dengan teknologi ini, pemindaian bisa dilakukan dari luar, tanpa menyentuh obyek. Contoh paling umum adalah mesin CT Scan, dan MRI yang digunakan di bidang kedokteran. Hanya, dua alat itu sekadar menghasilkan citra dua dimensi (2D), dengan obyek tidak bergerak.

Sedangkan tomografi ciptaan Warsito mampu memindai 3D, atau volumetrik dengan obyek bergerak berkecepatan tinggi. “Jadi bisa 4D yakni tiga dimensi ruang dan satu dimensi waktu,” ujarnya. Aplikasinya pun, kata Warsito, sangat luas. “Dari reaktor yang dipakai di pabrik-pabrik, tubuh manusia, obyek-obyek skala nano, hingga perut bumi.”

Menurut Warsito, pemindaian dari dalam menuju luar dinding itu bisa dilakukan karena teknologi tomografi 4D kreasinya memakai gelombang listrik non-linear. Teknologi pemindai lain menggunakan gelombang linear, sehingga hanya bisa memindai dari luar obyek, ke dalam obyek.

Di Indonesia, teknologi yang masih terus dikembangkan Warsito ini, digunakan untuk pemindaian tabung gas bertekanan tinggi, seperti kendaraan berbahan bakar gas Bus Transjakarta.

Tabung gas bertekanan tinggi perlu dipindai untuk memeriksa apabila ada retakan di dalam tabung yang tidak terlihat. Sebab, retakan itu bisa mengakibatkan ledakan, dan berdampak fatal. Sistem pemindai ini telah dipakai di pabrik tabung gas tekanan tinggi di Cikarang.

“Ada banyak teknologi turunan dari sensor dan tomografi ini yang sekarang sedang kami kembangkan, seperti sensor untuk treatment kanker, sistem pemindaian aktivitas otak manusia, hingga sensor untuk kebocoran tabung gas,” Warsito menambahkan.

Di bidang kedokteran, teknologi temuan Warsito jelas mengungguli kemampuan CT Scan dan MRI. Penemu CT Scan, Sir Godfrey Hounsfield dan Dr. Alan Cormack, diganjar Nobel Bidang Fisiologi dan Kedokteran 1979. Pun penemu MRI, Paul Lauterbur dan Sir Peter Mansfield, yang meraih penghargaan sama tahun 2003.

Akankah Warsito menjadi peraih Nobel di masa mendatang?

“Rasanya terlalu tinggi untuk bangga dengan ini semua. Yang saya pikirkan hanyalah keinginan memberikan harapan bagi bangsa agar tidak terlalu pesimis dengan kemampuan mereka, dan tidak harus merasa rendah terhadap bangsa mana pun juga,” ujar Warsito.

***

Bukan Superman, tokoh kartun DC Comics itu, yang memberi ilham bagi Warsito menciptakan teknologi ‘tembus pandang’ ini. Ia bahkan berkelakar tak percaya kehebatan Superman.

Temuan ini hanya serpihan imajinasinya sewaktu SMA. Kala itu, ia terpaku dengan sosok jenius dalam komik yang berhasil mengembangkan mesin foto copy yang mampu mengkloning benda sama persis aslinya.

“Cerita itu tidak pernah saya lupa. Itu sedikit memberi inspirasi untuk mengembangkan teknologi tomografi ini. Karena teknologi ini bisa ‘meng-copy’ seluruh obyek menjadi data digital 3D,” ujar lelaki yang kini menjabat sebagai staf ahli Menristek.

Lahir di Solo, 16 Mei 1967, dia yang bernama lengkap Warsito P Taruno ini, bukanlah anak yang tumbuh dengan mimpi besar. Sebagai anak desa di lereng Gunung Lawu, ia menjalani hidup ala kadarnya. Ia habiskan masa kecil bergumul dengan sawah, dan ternak.

Tapi memang, kemampuan intelektualitasnya ditempa karena dia gemar membaca buku. “Saya meminjam buku apa saja yang bisa saya pinjam dan baca. Saya membacanya di mana saja, bisa di sawah, ladang, sungai. Kambing saya kenyang makan tanaman orang, saya kenyang baca buku,” ujarnya. Aktivitas itu dilakoninya hingga lepas masa SMA.

Sebagai siswa cemerlang, Warsito kemudian pindah ke Yogyakarta, setelah namanya tertera sebagai mahasiswa Teknik Kimia UGM. Tapi dia gagal sekolah ke kampus itu, karena terbentur masalah biaya. Ia lalu merantau ke Jakarta. Beruntung, dia mendapat beasiswa di Universitas Shizuoka, Jepang, 1987. Beasiswa mengantarnya meraih gelar tertinggi akademik (S3), 1997.

Pada 1999, dia hijrah ke Amerika Serikat. Berbekal riset tentang tomografi, dia menjadi satu dari 15 peneliti papan atas dunia di Industrial Research Consortium, Ohio State University. Sebuah lembaga riset terpandang yang menjadi acuan sejumlah perusahaan minyak raksasa di dunia semisal ExxonMobil, Conoco Phillips, dan Shell.

Di tengah kesibukan riset, ia meluangkan waktu menulis di sejumlah jurnal ilmiah bertaraf internasional. Tak jarang, ia juga dipercaya menjadi pembicara utama dalam sejumlah forum ilmuwan dunia.

Momen tak terlupakan adalah tatkala ia selesai memberi sesi paripurna (plenary lecture) di konferensi internasional tentang reactor engineering di Delft, Belanda, 1999. “Itu adalah sesi paripurna sebuah konferensi besar, yang dihadiri pakar dan professor dari seluruh dunia. Sepertinya tak ada penghargaan lebih besar dari itu, yang pernah saya rasakan dalam hidup saya. Bagaikan cerita di film.”

Empat tahun dia curahkan tenaga dan waktu di Amerika. Mulai 2003 hingga 2006, ia memilih wara-wiri antara Amerika dan Indonesia.

Akhirnya, dia memutuskan kembali ke Indonesia, membesarkan CTECH Labs yang dibangunnya di satu ruko mungil di kawasan Tangerang. “Cita-cita saya membangun institusi riset yang tidak kalah dengan institusi riset mana pun di dunia, dan itu di Indonesia.”

Di matanya, dunia sains di Indonesia kurang tantangan. Bukan hanya wadah yang terbatas, tapi juga interaksi antarilmuwan di ajang internasional lemah. Tantangan nyata dari industri juga minim. “Tanpa tantangan, dunia sains kita tidak akan maju,” ujarnya.(VIVAnews.com)

Tablet PC

Jumat, 01 Oktober 2010
Tablet PCTablet PC adalah laptop - atau komputer portable berbentuk seperti buku. Memiliki layar sentuh atau teknologi tablet digital yang memungkinkan pengguna komputer mempergunakan stylus atau pena digital selain keyboard ataupun mouse komputer.
Pengguna bisa memasukkan teks mempergunakan program yang mengenali tulisan tangan, keyboard dalam monitor, pengenal percakapan, atau keyboard biasa (apabila ada).
Banyak Tablet PC mempergunakan digitaliser, yang menghantarkan masukan posisi pena ke komputer dengan cepat.

Tablet PC menggunakan layar LCD sentuh, dapat digunakan untuk menulis dengan tangan menggunakan sejenis pulpen khusus yang disebut stylus. Layarnya pun dapat diputar ke atas dan ke bawah sehingga posisi keyboard menghadap tanah/pangkuan/meja dan posisi layar tidur menghadap keatas. Layar Tablet PC juga dimungkinkan untuk bergerak memutar mirip gerakan orang menoleh, hingga 360 derajat.

Orang-orang yang mencari komputer mobile memiliki pilihan untuk mendapatkan laptop konvensional atau tablet pc. Yang membedakan antara tablet pc dan laptop konvensional adalah fungsi layar sentuh (touchscreen) yang ditawarkan oleh tablet pc. Ini berarti Anda dapat berinteraksi dengan komputer melalui pena digital (stylus) atau bahkan jari Anda dengan menyentuh layar. Oleh karena itu, sangat mungkin untuk menggunakan tablet pc tanpa membutuhkan keyboard atau mouse.

Tablet PC dengan merk apapun yang anda pilih, semua tablet PC memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut :

1. Interface Touchscreen

Tablet PC dapat digunakan seperti layaknya sebuah buku catatan dengan pena melalui Interface touchscreen yang disediakan. Ini artinya anda dapat menulis, menggambar atau melakukan efek manipulasi gambar di layar dengan menyentuh layar. Dengan kata lain anda bisa melakukan pekerjaan yang rumit seperti menggambar yang tidak dapat dilakukan dengan mudah oleh keyboard standard dan mouse.

2. Tulisan Tangan

memungkinkan penggunanya untuk menulis di layar dan dapat berguna dalam situasi di mana diperlukan pencatatan seperti dalam rapat atau di kelas. Kemampuan menulis juga bermanfaat bagi orang yang banyak melakukan pengisian formulir - dalam keadaan ini formulir ditampilkan pada layar dan diisi oleh tangan. Tablet laptop juga memiliki kemampuan untuk mengenali tulisan tangan dan menerjemahkannya ke dalam teks komputer sehingga dapat disimpan sebagai file pengolah kata atau dikirim dalam email.

3. Tangguh

ablet PC dirancang agar layar dapat ditulisi sehingga didesain dengan desain yang lebih handal daripada laptop konvensional. Ini berarti juga lebih mampu menahan dampak benturan. Beberapa tablet pc juga dapat menahan tumpahan cairan.

4. Ultra Mobilitas

Kenyataan bahwa laptop tablet dirancang ergonomis, tangguh dan memiliki layar sentuh yang dapat ditulis di atasnya, memungkinkan mereka untuk menjadi sangat mobile sehingga Anda dapat membuat catatan pada tablet pc sementara anda berjalan seperti yang mungkin Anda lakukan dengan kertas catatan dan pena .

Singkatnya, sebuah tablet pc ini sangat ideal bagi orang yang berada di luar ruangan dan perlu berinteraksi dengan lingkungan namun tetap didukung oleh fitur lengkap komputer

Komputer Super Cepat Terilhami Otak Kucing

Image Seekor kucing memiliki kemampuan mengenali wajah lebih cepat dan efisien dibandingkan komputer super. Inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan mengapa otak kucing menjadi ilham dalam proyek perancangan komputer super cepat.

Wei Lu, ahli komputer dari University of Michigan (UM) menapaki langkah lebih maju dalam mengembangkan mesin revolusioner yang memiliki kemampuan belajar dan mengenali sebuah objek. Komputer super cepat tersebut juga bisa membuat keputusan kompleks dan melakukan lebih banyak tugas secara bersamaan dibandingkan dengan yang dilakukan komputer konvensional.

Dilansir Big News Networks, Jumat (16/4/2010), sebelumnya Lu pernah membangun 'memristor,' sebuah perangkat yang menggantikan transistor tradisional dan bertindak laiknya sinapsis biologis.

Kini, Lu dan timnya mendemonstrasikan bahwa memristor dapat menghubungkan sirkuit konvensional dan mendukung proses yang menjadi dasar bagi penyimpanan memori dan proses belajar dalam sistem biologis.

"Kami membangun seperangkat komputer yang cara kerjanya mirip dengan otak," kata Lu.

Menurutnya, ide utama merancang komputer super cepat adalah menggunakan paradigma yang sama sekali berbeda dengan komputer konvensional. "Otak kucing mengatur tujuan realistis karena lebih mudah ketimbang otak manusia, namun masih sangat sulit untuk mengulangi dalam kompleksitas dan efisiensi," terangnya.

Komputer super cepat yang dikembangkan Lu diklaim dapat menyelesaikan tugas-tugas tertentu dengan fungsionalitas otak kucing dan merupakan mesin masif dengan lebih dari 140.000 unit pusat pengolahan data. "Meski demikian tetap saja, performanya masih 83 kali lebih lambat jika mau dibandingkan dengan kinerja otak kucing," tandasnya. (rah)

Sumber: techno.okezone.com

Aptera, Mobil Ramah Lingkungan

Seperti sayap serangga, pintu mobilmu ini akan membuka ke atas. Saat keluar dari mobil, orang akan mengagumi tungganganmu ini. Tampak seperti kendaraan dari tahun 2030, Aptera dirancang sangat peduli lingkungan. Beroda tiga, beratnya sekitar 373 kilogram, lebih ringan dari rata-rata berat mobil kecil.

Image

Desain datarnya mengurangi hambatan angin. Aptera seolah menaiki angin daripada menahannya.Tenaga batere mobil ini dapat digunakan untuk menempuh jarak hingga 100 kilometer sebelum diisi ulang. Panel-panel di atapnya mengubah sinar matahari menjadi listrik yang akan digunakan untuk menyalakan radio, pendingin udara dan lampu depan. Bahkan plastik pembuat kursi, dasbor dan karpetnya ramah lingkungan, terbuat dari 500 botol bekas soda dan air mineral. Benar-benar ramah lingkungan, dalam dan luarnya.

Sumber: National Geographic Kids edisi Agustus 2010

Menuju "Paperless and/or Less-paper World"

Image Menuju Paperless World? Mungkin ini yang akan menjadi tren ke depannya. Beberapa orang yang telah mulai melakukan ini terlihat dari meja kerja yang bersih karena semua yang dikerjakan disimpan dalam komputer dan hanya dicetak jika memang benar-benar diperlukan. Kalaupun melakukan pencetakkan, maka yang dipakai adalah Recycle Paper. Ini memang sejalan dengan persyaratan ISO14001 yang berkaitan dengan lingkungan, yang mengharuskan menciptakan Green Environment karena hemat energi.

Agaknya ke depan, memang sebaiknya diupayakan Paperless. Ini artinya "kiamat" buat perusahaan-perusahaan printer karena semakin banyak kertas yang dicetak maka akan semakin menguntungkan. Tapi sejauh yang diketahui, kertas dibuat dari bubur kayu. Semakin banyak kertas yang dipakai, maka semakin banyak pula kayu yang ditebang. Ini di luar dari pemakaian recycle paper. Apabila semakin banyak hutan yang digunduli, maka kerusakan lingkungan seperti ini akan berakibat pada perubahan iklim. Misalnya efek rumah kaca, yang ada kaitannya dengan kurangnya penyerapan karbondioksida akibat jumlah pohon yang makin sedikit. Efek rumah kaca akan meningkatkan suhu bumi, lalu berimbas pada banyaknya gejala cuaca yang aneh seperti El Nino, La Nina, mencairnya es di kutub dan lainnya.

Sesuatu yang sederhana, efeknya dapat menjadi besar kalau diakumulasi. Namun kini kian banyak peraturan yang ditujukan untuk mencegah kerusakan lingkungan. Mungkin, salah satu ke depannya akan terjadi dunia Paperless.
Sehingga ini membuat banyak yang mulai bergiat dan meneliti untuk mengembangkan Electronics Paper, yang saat ini masih belum populer. Di beberapa tempat memang sudah mulai ada, hanya jumlahnya belum banyak.

Salah satu alat untuk dapat digunakan membaca electronics paper adalah Alat PDF Reader yang alatnya sangat sederhana karena alat dan layarnya berukuran kecil. Dengan menggunakan ini, seseorang dapat membaca buku-buku elektronik yang jumlah halamannya dapat mencapai ratusan halaman per file dengan posisi yang sangat santai, misalnya membaca sambil tidur.
Kalau dengan laptop, gimana caranya?

Konon di beberapa belahan dunia, alat itu mulai populer, tapi belum terlalu dikenal di kawasan ini. PDF Reader ini juga salah satu langkah ke perwujudan Paperless World. Apakah iPad yang baru dikeluarkan Apple nantinya menjadi bagian perwujudan Paperless World? Mungkin juga begitu.

Kapan pastinya Paperless World akan terwujud? Belum ada yang tau, dan mungkin implementasinya bertahap dan waktunya berbeda di antara tiap negara dan wilayah. Seperti misalnya di Amerika, kini lebih populer koran online. Sudah sering didengar, perusahaan koran cetak di sana yang bangkrut ataupun berkurang jauh pendapatannya. Orang kini lebih senang memantau berita secara online, karena lebih real time.

Kalau ingin mendapatkan koran yang isinya sama persis dengan koran cetak, itu juga gak susah. Kini banyak koran, termasuk di Indonesia, seperti Republika dan Kompas, menyediakan e-Paper. e-Paper agaknya menjadi salah satu langkah perwujudan less-paper.
Kapan kiranya itu bakal terjadi? Tidak ada yang tahu pasti.

Namun kiranya dari kita sendiri, lebih baik mulai mencoba melakukan Paperless Action.
Baik buat kita dan baik juga buat lingkungan. Bukankah begitu?

Disadur dari: Kompasiana

Antro Solo. Mobil Masa Depan

Minggu, 26 September 2010
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:wRf1FMykpDBdlM::webecoist.com/wp-content/uploads/2009/03/antrosolo.png&t=1&h=184&w=275&usg=__usuOv9d0Wln0IjBYptz32TtxIQE=Biasanya dunia otomotif menjadi dunianya Jerman, Amerika dan Jepang. Kali ini beritanya tidak datang dari negara-negara tersebut, melainkan dari Hongaria, sebuah negara yang tidak mempunyai tradisi di bidang otomotif. Konsep yang diusungnya adalah ”green car”.
Antro Solo, nama mobil masa depan ini bekerja dengan campuran tenaga solar, manusia dan elektrik.
Bukan sebuah fenomena baru memang, tapi yang ditawarkannya cukup menarik, yaitu penggunaan bahan bakar yang efisien, dimana satu galonnya (1 galon = 3,785 liter) dapat menempuh jarak hingga 150 mil.

Berbahan serat karbon, Antro Solo mempunyai bobot hanya 270 kg. Bobot yang enteng ini memungkinkan efisiensi bahan bakar menjadi lebih maksimal lagi. Jika biasanya kendaraan hybrid kurang mumpuni dalam hal kecepatan, Antro Solo cukup bisa diandalkan karena mampu berjalan dengan kecepatan hingga 87 mil per jam atau sekitar 140 km/ jam.





Bagian atasnya dipasang panel surya untuk menangkap energi dan menyimpannya di baterai yang dapat digunakan untuk berjalan sejauh 15-25 km. Jika kehabisan tenaga, maka tenaga cadangan akan dikeluarkan. Tenaga itu adalah tenaga manusia. Di bawah jok penumpang disediakan pedal untuk menggerakkan generator mesin. Jika penumpangnya merasa capek dan malas menggenjot pedal, maka mobil ini masih dapat berjalan dengan menggunakan bahan bakar minyak atau ethanol.
Diproduksi massal pada tahun 2012, Antro Solo akan dijual dengan harga sekitar $20.000.

Inovasi Terbaru dari Google, Server Tahan Banting

Banyak server dan data center belum tentu mampu bertahan akibat kehancuran. Seperti kebakaran, gempa bumi dan hal lain yang tidak diduga. Mengingat sebuah server menempatkan banyak data dan ruang server bisa hancur oleh sebuah sebab, Google mengumumkan teknologi mereka tahan terhadap kehancuran.

Rajen Sheth dari senior produk Google mengatakan. Google sedang menyiapkan semua aplikasinya dari Google Apps suite termasuk Gmail, Google Doc, Google Site, Google Calender, Google Talk dan Google Video.
Google merancang sebuah teknik rahasia dimana sistem mereka dapat tetap hidup dan melakukan penyelarasan data ke 2 buah server.
Misalnya setiap aksi atau perubahan di Gmail maka secara cepat akan di replikasi ke 2 data center sekaligus. Bila salah satu data center terjadi masalah, maka Google akan mengambil data dari server cadangan.
Melakukan replikasi data memang tidak mudah, dan biayanya mahal. Misalnya melakukan backup 25GB saja membutuhkan storage dan perawatan pegawai dalam kisaran $150-500 lebih.
Dengan dukungan Google replicator semua data dapat memiliki backup. Sehingga karyawan yang mengunakan Google Gmail mendapatkan data yang aman tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk perawatan server dan karyawan IT.

Google memiliki layanan tersebut dan tranfer antar server dapat di replikator dengan cepat ke antar server. Dibandingkan sistem backup dari perusahaan yang harus mengunakan banyak hardware seperti tapi backup, atau mengcopy data setiap hari atau mingguan dengan sistem NAS.
Goole Apps saat ini dugunakan lebih dari 2 juta member di kalangan bisnis, dan 20 juta user aktif.

Sumber: www.teknologinet.com

Intel Dorong Perkembangan Teknologi di Indonesia

Andrian Fauzi - detikinet

ilustrasi (ist.)
Bandung - Sebagai pelaku industri teknologi terbesar di dunia, Intel Corporation berkepentingan untuk mendorong penyerapan teknologi di beberapa negara. Salah satunya negara yang menjadi sasarannya adalah Indonesia.

Demikian diungkapkan oleh Public Relation Manager Intel Corporation, Nick Knupffer saat berbincang dengan detikINET di Kopi Selasar, Dago Pakar, Rabu (26/5/2010). "Teknologi di Indonesia tumbuh cepat," katanya.

Pernyataan Nick cukup beralasan. Pasalnya, data terakhir yang dirilis IDC menyebutkan pada kuartal 1 2010 Indonesia menjadi pasar notebook terbesar kedua setelah Cina. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sebesar 139 persen.

Keseriusan Intel untuk mendorong pemerataan distribusi teknologi di Indonesia dicapai dengan beberapa kerjasama baik dengan pemerintah ataupun komunitas digital dan komunitas kreatif.

Kerjasama dengan pemerintah dicontohkan oleh Nick adalah dengan menggaet Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk menciptakan roadmap untuk bidang teknologi informasi. "Hasilnya diserahkan kepada pemerintah Indonesia," katanya.

Tak cukup sampai di situ, Intel juga ikut nyemplung dalam pengembangan teknologi WiMax. Teknologi pita lebar ini dipandang oleh Intel merupakan teknologi yang ideal bagi Indonesia yang memiliki banyak pulau. "Sangat cocok bagi Indonesia. Teknologi ini menghilangkan batasan-batasan wilayah," katanya.

Intel sendiri merangkul industri lokal untuk membangun kompetensi industri lokal dalam menyambut teknologi masa depan ini. Melalui skema Local Manufacturing Macthmaking Program (LMMP), Intel mendorong pembuatan peralatan yang berstandar global. "Indonesia memiliki potensi yang sangat besar," tutupnya.

Langkah Cerdik Menjadi Member Ultimate Vemma